Kurikulum

>Kurikulum
Kurikulum2019-03-20T03:28:08+00:00

Kurikulum

Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi.

Kurikulum seharusnya memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam kompetensi utama, pendukung dan lainnyayang mendukung  tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visiprogram studi. Kurikulum memuat mata kuliah/modul/blok yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah/modul/blok, silabus, rencana pembelajaran dan evaluasi.

Kurikulum harus dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills danketerampilan kepribadian dan perilaku (soft skills)yangdapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

5.1.1 Kompetensi

5.1.1.1 Kompetensi utama lulusan

Program Studi Sosiologi memiliki kurikulum berbasis kompetensi dan KKNI tahun 2014. Padatahun 2016, Universitas Mataram memiliki kebijakan Tahun Pertama Bersama (TPB), dimana Rektor Universitas Mataram menganggap perlu adanya penyetaraan tingkat kualitas input terutama pada bidang ilmu dasar. Dengan adanya TPB Program Studi Sosiologi menyesuaikan mata kuliah dalam struktur kurikulum tersebut.

Kurikulum memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam kompetensi utama, pendukung dan lainnyayang mendukung  tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi program studi. Kurikulum memuat mata kuliah yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah, silabus, rencana pembelajaran semester, dan evaluasi.

Kurikulum dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills danketerampilan kepribadian dan perilaku (soft skills)yangdapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

Kompetensi utama lulusan Program Studi Sosiologi Universitas Mataram meliputi sebagai berikut.

1.    Peneliti Sosial (Social Researcher)

Sebagai seorang peneliti sosial yang handal (social researcher), maka seorang sarjana Sosiologi diharapkan memiliki kemampuan: (1) merancang penelitian, (2) peka dan tajam dalam melakukan analisis, serta (3) menghasilkan temuan-temuan dan informasi ilmiah yang berguna untuk menyikapi serta memecahkan berbagai persoalan sosial yang ada di masyarakat.

2.    Perencana Pembangunan Masyarakat dan Konsultan Sosial (Social Development Planner and Social Development Consultant).

Sebagai seorang perencana  pembangunan masyarakat dan konsultan sosial (Societal Development Planner and social Development Consultant), maka seorang sarjana Sosiologi diharapkan mampu: (1) membuat perencanaan yang matang dalam suatu proyek yang melibatkan berbagai pihak di masyarakat; (2) membangun jejaring kerja (networking) dengan berbagai pihak untuk melaksanakan program yang direncanakan; dan (3) memutuskan serta mencarikan jalan keluar atas berbagai masalah sosial, berdasarkan kepekaan dan pengetahuan sosiologisnya yang didukung oleh informasi dan data yang akurat.

5.1.1.2 Kompetensi pendukung lulusan

Kompetensi pendukung lulusan yang diharapkan oleh Program Studi Sosiologi adalah:

1.  Kompetensi utama pertama, didukung oleh kompetensi pendukung sebagai berikut:

a.  Merancang desain penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif  maupun kualitatif, yang dilakukan  secara runtut atau sesuai prosedur,  dan dilakukan secara tepat dan benar;

b.  Mengumpulkan dan mengolah data dengan memanfaatkan program-program komputasi (aplikasi pengolahan data kuantitatif dan kualitatif dengan teknologi komputer) sesuai tujuan penelitian dan metode penelitian, dan dilakukan  secara benar.

c.   Menganalisis data dengan menggunakan pemahaman konsep serta teori-teori Sosiologi yang memadai, dan menyimpulkan hasil penelitian berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah secara benar.

d.  Menuliskan hasil penelitiannya dalam bentuk laporan penelitian maupun artikel ilmiah, sesuai dengan standar baku penulisan laporan penelitian dan jurnal ilmiah secara benar, dan dapat dipublikasikan di tingkat nasional maupun internasional.

2.  Kompetensi utama kedua, didukung oleh kompetensi pendukung sebagai berikut:

a.  Membuat perencanaan yang matang dalam suatu proyek sosial yang melibatkan berbagai pihak di masyarakat dengan menggunakan prinsip-prinsip manajemen atau pengelolaan komunitas secara benar;

b.  Membangun jejaring kerja (networking) dengan berbagai pihak, dengan menggunakan prinsip-prinsip pengembangan skenario dan komunitas untuk melaksanakan program-program yang direncanakan secara benar;

c.   Melakukan analisis secara tajam yang didukung oleh informasi serta data yang akurat serta penguasaan konsep dan teori Sosiologi secara matang, sehingga dapat  mengambil keputusan secara tepat serta mencarikan jalan keluar atas berbagai masalah sosial.

5.1.1.3 Kompetensi lainnya/pilihan lulusan                                             

Kompetensi lain sarjana sosiologi Universitas Mataram, terkait dengan hardskillyang mendukung kompetensi utama dan kompetensi pendukung lulusan. Kompetensi ini antara lain adalah sebagai berikut.

1.    Memiliki kemampuan berbahasa asing utama, yaitu bahasa inggris

2.    Memiliki kemampuan dalam teknologi informasi dan komunikasi

3.    Memiliki kemampuan sebagai social enterpreneur

Catatan: Pengertian tentang kompetensi utama, pendukung, dan lainnya dapat dilihat pada Kepmendiknas No. 045/2002.

5.1.2 Struktur Kurikulum

5.1.2.1 Jumlah sks PS (minimum untuk kelulusan) : 144  sks yang tersusun sebagai berikut:

Jenis Mata Kuliah Sks Keterangan
(1) (2) (3)
Mata Kuliah Wajib 135 Kompetensi dasar keilmuan utama, kompetensi dasar keilmuan pendukung, kompetensi dasar kepribadian dan Kompetensi dasar penelitian
Mata Kuliah Pilihan 9 Kompetensi muatan lokal yang menjadi ciri khas Program Studi
Jumlah Total 144

Di dalam mata kuliah yang diajarkan pada mahasiswa Sosiologi pada umumnya terdapat pembagian yang antaranya yakni Mata Kuliah Wajib dan Mata Kuliah Pilihan, yang mana masing-masing ini memiliki capaian SKS yang harus ditempuh oleh mahasiswa yakni pada Mata Kuliah Wajib yang memiliki standar perolehan SKS yakni 135 dan pada Mata Kuliah Pilihan yakni sebanyak 9 SKS, sehingga total dari SKS yang ditempuh atau sebagai standar yakni sebanyak 144 SKS.

Mata kuliah pilihan yang dilaksanakan dalam tiga tahun terakhir, pada tabel berikut:

Tabel 5.1.3. Mata kuliah pilihan yang dilaksanakan dalam tiga tahun terakhir

Semester Kode MK Nama MK (Pilihan) Bobot sks Bobot Tugas* Unit/ Jur/ Fak Pengelola
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
7 SOS 327306 Sosiologi Lingkungan 3 PS. Sosiologi
7 SOS 405306 Pengembangan Komunitas (Community Development) 3 PS. Sosiologi
7 SOS 406306 Masalah Sosial 3 PS. Sosiologi
7 SOS 408306 Modal Sosial/ Sosiologi Parawisata 3 PS. Sosiologi
8 SOS 403307 Masalah Ketenagakerjaan 3 PS. Sosiologi
Total sks 15

* Beri tanda √ pada mata kuliah yang dalam penentuan nilai akhirnya memberikan bobot pada tugas-tugas (praktikum/praktek, PR atau makalah) ≥ 20%.

Tabel diatas menerangkan mengenai mata kuliah pilihan yang dilaksanakan oleh Prodi Sosiologi selama 3 tahun terakhir, dimana mata kuliah pilihan ini dapat dipilih pada ssat semester tua yakni semester 7 dan 8.

 

5.1.4. Substansi praktikum/praktek yang mandiri ataupun yang merupakan bagian dari mata kuliah tertentu, dengan mengikuti format di bawah ini:

Tabel 5.1.4.Substansi praktikum/praktek yang mandiri ataupun yang merupakan bagian dari mata kuliah tertentu.

No. Nama Praktikum/Praktek Isi Praktikum/Praktek Tempat/Lokasi Praktikum/Praktek
Judul/Modul Jam Pelaksanaan
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Statistik Modul 1 sks/minggu Lab Statistik UP TPB
2 Statistik Sosial I (Inferensial) Modul 1 sks/minggu Lab Statistik Fak Pertanian
3 Statistik Sosial II (Non Parametrik) Modul 1 sks/minggu Lab Statistik Fak Pertanian
4 Dasar Metodologi Penelitian Modul 1 sks/minggu Lapangan
5 Metode Penelitian Sosial Kuantitatif Modul 1 sks/minggu Lapangan
6 Metode Penelitian Sosial Kualitatif Modul 1 sks/minggu Lapangan
7 Tipologi Sosial Modul 1 sks/minggu Lapangan
8 Tema dan Perspektif dalam Sosiologi Modul 2 sks/minggu Lapangan
9 Perancangan Skripsi Modul 2 sks/minggu
10 Praktek Kuliah lapangan (PKL) Modul 4 sks/minggu Dinas/Instansi/LSM
11 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Modul 4 sks/minggu Desa Binaan

Pada tabel diatas dapat dilihat mengenai mata kuliah yang memiliki jumlah SKS masing-masing 1 mengenai nilai praktikum itu sendiri. Dimana dalam program studi Sosiologi memiliki beberapa mata kuliah yang menganjurkan nilai praktikum sebagai salah satu penambah nilai dan kemampuan masing-masing mahasiswa.

5.2. Peninjauan Kurikulum dalam 5 Tahun Terakhir

Mekanisme peninjauan kurikulum dan pihak-pihak yang dilibatkan dalam proses peninjauan tersebut.

Lokakarya kurikulum Program Studi Sosiologi pertama kali dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2015 dalam rangka penyesuaian kurikulum berbasis KKNI. Lokakarya kurikulum dilaksanakan dengan melibatkan Bagian Akademik UNRAM, dosen UNRAM, dosen luar UNRAM, dan berbagai instansi dinas, dan swasta yang diproyeksikan sebagai pengguna lulusan sosiologi.

Peninjauan kurikulum tahun 2014 dilakukan dengan dasar pertimbangan bahwa Universitas Mataram mulai TA 2016/2017 memberlakukan Tahun Pertama Bersama (TPB) untuk seluruh mahasiswa baru di lingkungan Universitas Mataram.

Program TPB mengakomodir beberapa Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) dan mata kuliah wajib untuk program-program studi sosial humaniora (soshum) sebagai mata kuliah wajib universitas. Mata kuliah-mata kuliah tersebut wajib dimasukan pada kurikulum program studi Sosiologi mulai semester gasal TA 2016/2017. Dengan mengakomodir mata kuliah TPB bertujuan untuk melakukan penyetaraan kemampuan dasar akademik mahasiswa.

Peninjauan kurikulum dilakukan ditingkat program studi dengan melibatkan semua dosen pengampu mata kuliah. Sebagai upaya pemantapan kurikulum, dilakukan diskusi untuk meninjau kompetensi kelulusan yang ingin dicapai. Peninjauan kurikulum Program Studi Sosiologi Universitas Mataram pada Tahun Akademik 2016/2017 diberlakukan setelah mendapat persetujuan dari Rektor.

 

Hasil peninjauan tersebut, mengikuti format tabel berikut.

No. No. MK Nama MK MK

Baru/

Lama/Hapus

Perubahan pada Alasan Peninjauan Atas Usulan/ Masukan  dari Berlaku mulai Sem./Th.
Silabus/SAP Buku Ajar
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1 TPBU 03203 Kewarganegaraan Baru Program Tahun Pertama Bersama Program Tahun Pertama Bersama Sem Ganjil 2016
2 TPBU 05201 Bahasa Inggris I Baru Program Tahun Pertama Bersama Program Tahun Pertama Bersama Sem Ganjil 2016
3 TPB 201301 Matematika Baru Program Tahun Pertama Bersama Program Tahun Pertama Bersama Sem Ganjil 2016
4 TPB 203201 Sosiologi Baru Program Tahun Pertama Bersama Program Tahun Pertama Bersama Sem Ganjil 2016
5 TPB 204201 Ilmu Ekonomi Baru Program Tahun Pertama Bersama Program Tahun Pertama Bersama Sem Ganjil 2016
6 TPB 205201 Dasar Dasar Hukum Baru Program Tahun Pertama Bersama Program Tahun Pertama Bersama Sem Ganjil 2016
7 TPB 206201 Ilmu Komunikasi Baru Program Tahun Pertama Bersama Program Tahun Pertama Bersama Sem Ganjil 2016
8 TPBU01203 Pendidikan Agama Lama Program Tahun Pertama Bersama Program Tahun Pertama Bersama Sem Genap 2016
9 TPBU 02203 Pancasila Baru Program Tahun Pertama Bersama Program Tahun Pertama Bersama Sem Genap 2016
10 TPBU 04203 Bahasa Indonesia Lama Program Tahun Pertama Bersama Program Tahun Pertama Bersama Sem Genap 2016
11 TPBU 06202 Bahasa Inggris II Lama Program Tahun Pertama Bersama Program Tahun Pertama Bersama Sem Genap 2016
12 TPBU 07202 Kewirausahaan Lama Program Tahun Pertama Bersama Program Tahun Pertama Bersama Sem Genap 2016
13 TPBU 09202 Ilmu Kealaman Dasar Lama Program Tahun Pertama Bersama Program Tahun Pertama Bersama Sem Genap 2016
14 SOS 101201 Pend Pancasila dan Keawrganegaan Hapus MK dipilah menjadi Pancasila dan Kewarganegaan Program Tahun Pertama Bersama Sem Ganjil 2016
15 SOS 402301 Sistem Ekonomi Indonesia Hapus Ilmu Ekonomi Rapat Program Studi Sem Ganjil 2016
16 SOS 401301 Sistem Hukum Indonesia Hapus Ilmu Hukum Rapat Program Studi Sem Ganjil 2016
17 SOS 403302 Sistem Budaya Indonesia Hapus Antropologi Rapat Program Studi Sem Genap 2016
18 SOS 404302 Sistem Politik Indonesia Hapus Ilmu Politik Rapat Program Studi Sem Genap 2016

Dalam table dapat dijelaskan bahwa ada bebrapa mata kuliah yang bersifat baru bagi program studi sosiologi itu sendiri dan juga ada yang sudah lama memang ada pada program studi Sosiologi sendir, serta ada beberapa mata kuliah yang selama 5 tahun terakhir sudah mengalami perubahan sehingga dihapus dari jajaran mata kuliah mahasiswa sosiologi.

 

5.3 Pelaksanaan Proses Pembelajaran

Sistem pembelajaran dibangun berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah belajar dan hierarkinya.

Pembelajaran dilaksanakan menggunakan berbagai strategi dan teknik (cooperative learning) yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis bereksplorasi, berkreasi dan bereksperimen dengan memanfaatkan berbagai sumber (media, lingkungan sekitar, isu-isu ter- up to date di dalam negeri maupun luar negeri).

Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa), penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar.

5.3.1 Mekanisme Penyusunan Materi Kuliah dan Monitoring Perkuliahan

Mekanisme penyusunan materi kuliah dan monitoring perkuliahan, antara lain kehadiran dosen dan mahasiswa, serta materi kuliah.

Mekanisme penyusunan materi kuliah dilakukan dengan cara mengumpulkan dan memilih referensi yang relevan dengan mata kuliah seperti buku teks, jurnal, dan hasil penelitian dosen. Selanjutnya, materi kuliah dituangkan pada Rencana Perkuliah Semester (RPS) sesuai dengan pedoman pembuatan RPS dan disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Pada saat bersamaan tim dosen  melakukan pembagian tugas yang berkaitan dengan materi kuliah, pelaksanaan kuliah, pembuatan soal ujian dan proses penilaian.

Monitoring perkuliahan yang dilakukan terhadap kehadiran dosen dalam memberikan perkuliahan yaitu dengan melihat berita acara perkuliahan yang diisi oleh dosen setiap pertemuan yang memuat hari, tanggal kehadiran dan materi perkuliahan.

Untuk kehadiran mahasiswa pada kegiatan monitoring, mahasiswa mengisi daftar kehadiran pada kolom kehadiran setiap kali mahasiswa hadir pada kegiatan perkuliahan. Daftar kehadiran mahasiswa juga diperuntukkan sebagai dasar mahasiswa untuk bisa mengikuti evaluasi akhir semester (ujian akhir semester). Dimana tertuang dalam buku Pedoman Program Studi maupun Tata Tertib Akademik Universitas Mataram. Mahasiswa yang berhak untuk mengikuti ujian akhir semester apabila kehadiran kuliah sekurang-kurangnya 75% dari jumlah tatap muka setiap mata kuliah yang diprogramkan.

 5.3.2 Soal ujian dalam 1 tahun terakhir untuk 5 mata kuliah keahlian berikut silabusnya.

5.4   Sistem Pembimbingan Akademik

5.4.1 Nama dosen pembimbing akademik dan jumlah mahasiswa yang dibimbingnya dengan mengikuti format tabel berikut:

Tabel 5.4.1. Nama dosen pembimbing akademik dan jumlah mahasiswa yang dibimbingnya.

No Nama Dosen Pembimbing Akademik Jumlah Mahasiswa Bimbingan Rata-rata Banyaknya Pertemuan/mhs/semester
(1) (2) (3) (4)
1 Prof. Dr. Ir.Lalu Wiresapta Karyadi, M.Si 15 3
2 Ir.Syarifuddin, M. Si 45 3
3 Ir.Siti Nurjannah, M.Si 17 3
4 Ir.Nuning Juniarsih, M.Sos. 19 3
5 Oryza Pneumatica Inderasari, S.Sos.,M.Sosio. 48 3
6 Dwi Setiawan Chaniago, S.Sos.,MA 32 3
7 Anisa Puspa Rani, S.Pd.,MA 33 3
8 Ika Wijayanti, S.Pd.,MA 33 3
9 Solikatun, S.Pd.,M.Si. 32 3
10 Dr.Syafruddin, MS 14 3
Total 288
Rata-rata banyaknya pertemuan per mahasiswa per semester =  3 kali.

                        Dapat dikatakan bahwa masing-masing mahasiswa Sosiologi memiliki dosen pembimbing akademik (PA) yang berbeda antara satu dengan yang lainnnya, atau bahkan bisa sama, dikarenakan pada tabel dapat dilihat bahwa satu orang dosen dapat memegang 3 hingga 48 mahasiswa bimbingan akademik dengan rata-rata pertemuan permahasiswa sebanyak 3 kali persemester.

 

  • Proses pembimbingan akademik yang diterapkan pada Program Studi ini dalam hal-hal berikut:

Tabel 5.4.2. Proses pembimbingan akademik yang diterapkan pada aprogram Studi Sosiologi

No Hal Penjelasan
(1) (2) (3)
1 Tujuan pembimbingan a.    Memberikan informasi tentang pemanfaatan sarana dan prasarana penunjang bagi kegiatan akademik dan non akademik.

b.    Membantu mahasiswa dalam mengatasi masalah-masalah akademik.

c.    Membantu mahasiswa dalam mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik sehingga tumbuh kemandirian belajar sebagai seorang ahli.

d.    Memberi rekomendasi  tentang tingkat keberhasilan belajar mahasiswa untuk keperluan tertentu.

e.    Membantu mahasiswa dalam mengembnagkan kepribadian menuju terwujudnya manusia Indonesia seutuhnya yang berwawasan, berfikir dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai agama, pancasila, adat dan lain-lain.

f.     Membantu mahasiswa mengembangkan wawasan belajar keilmuan secara mandiri sepanjang hayat.

2 Pelaksanaan pembimbingan a.    Awal semester, mahasiswa bimbingan dikumpulkan dan diberikan penjelasan hal-hal yang perlu dikomunikasikan.

b.    Dalam perjalanan semester, diberikan kesempatan berkonsultasi bila ada permasalahan yang terkait dengan perkuliahan dan hal lain.

c.    Pada awal semester berikutnya setiap mahasiswa dievaluasi KHS dan bila ada nilai yang kurang baik, dicari informasi pada mahasiswa tersebut mengapa mendapat nilai yang kurang baik dan diberikan pengarahan.

3 Masalah yang dibicarakan dalam pembimbingan a.     Target akademis

b.     Strategi mencapai target akademis

c.     Pemilihan mata kuliah dalam pengesian KRS

d.     Evaluasi KHS mahasiswa

Habatan-hambatan mahasiswa dalam menjalani perkuliahan

4 Kesulitan dalam pembimbingan dan upaya untuk mengatasinya Kurangnya mahasiswa memanfaatkan waktu konsultasi yang disediakan dosen dalam semester yang bersangkutan. Upaya yang dilakukan adalah memanggil untuk ditanyakan apakah ada permasalahan yang dihadapi dalam semester yang bersangkutan
5 Manfaat yang diperoleh mahasiswa dari pembimbingan a.    Mahasiswa dapat memperoleh bimbingan dari dosen penasehat akademik untuk melakukan cara belajar yang baik.

b.    Menjalin komunikasi yang baik dengan dosen pembimbing, dan bisa ada permasalahan dengan perkuliahan akan segera memperoleh pengarahan dari dosen pembimbing.

Tabel ini menjelaskan mengenai proses bimbingan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Sosiologi terhadap dosen pembimbing akademik masing-masing, yang mana ada beberapa hal yang biasanya dikonsultasikan kepada dosen pembimbing masing-masing seperti yang telah tercantum pada tabel diatas.

5.5 Pembimbingan Tugas Akhir / Skripsi

5.5.1 Jelaskan pelaksanaan pembimbingan Tugas Akhir atau Skripsi yang diterapkan pada PS ini.

  • Rata-rata banyaknya mahasiswa per dosen pembimbing tugas akhir (TA)

3 mahasiswa/dosen TA.

  • Rata-rata jumlah pertemuan dosen-mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akhir : 15 kali mulai dari saat mengambil TA hingga menyelesaikan TA.
  • Tuliskan nama-nama dosen yang menjadi pembimbing tugas akhir atau skripsi, dan jumlah mahasiswa yang bimbingan dengan mengikuti format tabel berikut:

Tabel 5.5.1.Nama dosen yang menjadi pembimbing tugas akhir atau skripsi.

No Nama Dosen Pembimbing Jumlah Mahasiswa
(1) (2) (3)
1 Prof. Dr. Ir.Lalu Wiresapta Karyadi, M.Si 3
2 Ir. Syarifuddin, M. Si 4
3 Ir. Siti Nurjannah, M.Si 3
4 Ir. Nuning Juniarsih, M.Sos. 3
5 Oryza Pneumatica Inderasari, S.Sos., M.Sosio. 5
6 Dwi Setiawan Chaniago, S.Sos.,MA 4
7 Anisa Puspa Rani, S.Pd.,MA 4
8 Ika Wijayanti, S.Pd.,MA 5
9 Solikatun, S.Pd.,M.Si. 3
10 Dr.Syafruddin, MS 2
11 Dr. Ir. Hayati, M.Hum. 2
12 Ir. Ahmad Sauqi, M.Si 1
13 Ir. Muktasam, M.Agr.Sc. Ph.D 2
14 Dr. Hamidsyukrie, M.Hum. 2
15 Drs.Masyhuri, M.Si 1

Tabel ini menjelaskan tentang banyaknya mahasiswa tingkat akhir yang memiliki dosen tugas akhir (TA), yang mana masing-masing dosen memiliki jumlah mahasiswa bimbingan akhir berbeda-beda, namun bila ditarik rata-rata dari jumlah tersebut maka setiap dosen pembimbing akhir memiliki setidaknya 3 mahasiswa bimbingan yang berada pada prodi Sosiologi.

  • Ketersediaan panduan pembimbingan tugas akhir (Beri tanda Ö pada pilihan yang sesuai):

V  Ya

  • Tidak

Jika Ya, jelaskan cara sosialisasi dan pelaksanaannya.

Panduan pembimbingan tugas akhir atau skripsi dibuat oleh tim secara bersama-sama dalam bentuk buku pedoman penulisan skripsi. Buku pedoman penulisan skripsi memuat tiga bab yaitu tata prosedur penyusunan Skripsi, sistematika penulisan skripsi dan teknik penulisan. Buku pedoman tersebut digunakan sebagai panduan dalam penyusunan tugas akhir atau skripsi.

Buku pedoman penulisan Skripsi disosialisasikan kepada Dosen Pembimbing dan mahasiswa yang akan menempuh tugas akhir. Sosialisasi dilakukan dengan cara memperbanyak pedoman dan dibagikan ke dosen pembimbing skripsi. Untuk memudahkan mahasiswa mengakses buku pedoman penulisan skripsi diletakkan di perpustakaan.

Sosialisasi penulisan tugas akhir diberikan kepada mahasiswa pada saat menempuh mata kuliah Dasar Metodologi Penelitian Sosial, Metodologi Penelitian Sosial Kuantitatif, Metodologi Penelitian Sosial Kualitatif dan Perancangan Skripsi dengan mengacu pada buku pedoman penulisan skripsi. Buku pedoman skripsi juga tersedia dalam bentuk softcopy yang dapat diakses secara terbuka oleh mahasiswa dan dosen untuk mempermudah proses penulisan tugas akhir.

5.5.2  Rata-rata lama penyelesaian tugas akhir/skripsi pada tiga tahun terakhir :  8 bulan. (Menurut kurikulum  tugas akhir direncanakan 2 semester).

5.6  Upaya Perbaikan Pembelajaran

Uraikan upaya perbaikan pembelajaran serta hasil yang telah dilakukan dan dicapai dalam tiga tahun terakhir dan hasilnya.

Butir Upaya Perbaikan
Tindakan Hasil
(1) (2) (3)
Materi Pembelajaran Penyempurnaan RPS, RTM, buku ajar dan  media pembelajaran Tercapainya CPMK
Metode Pembelajaran Collaborativelearning, dan contextualinstruction. Mahasiswa tidak hanya menguasai secara teoritis tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu secara praktis di lapangan
Penggunaan Teknologi Pembelajaran Penggunaan internet, media sosialdan video. a.    Materi lebih mudah diterima oleh mahasiswa.

b.    Lebih mudah mendapatkan informasi yang terkait dengan perkuliahan.

Cara-cara evaluasi Memasukkan komponen tugas dalam penilaian berdasarkan RTM. Penilaian tugas lebih terukur dan nilai mahasiswa lebih baik.
Pengenalan mahasiswa terhadap dunia kerja a.   Mewajibkan mahasiswa yang memperoleh beasiswa mengikuti PKM.

b.   Tidak membatasi mahasiswa memilih tempat PKL

 

Mahasiswa mengenal dunia kerja

Dalam table ini dijelaskan bahwa adanya upaya dari prodi Sosiologi untuk meningkatkan mutu pembelajaran yang ada dikelas bagi mahasiswanya, dimana dalam segala hal upaya yang dilakukan disertai dengan tindakan dan juga hasil yang dicapai pada masing-masing upaya tersebut.

5.7. Upaya Peningkatan Suasana Akademik

Gambaran yang jelas mengenai upaya dan kegiatan untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif di lingkungan PS, khususnya mengenai hal-hal berikut.

  • Kebijakan tentang suasana akademik (otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik).
Otonomi keilmuan

Kebijakan yang dilakukan Program Studi Sosiologi dalam otonomi keilmuan bagi dosen bentuknya antara lain kebebasan  menentukan tema penelitian dan pengabdian sesuai dengan bidang keilmuan. program Studi Sosiologi mendukung dosen untuk memilih bidang kajian keilmuannya pada studi lanjutnya.

 

Kebebasan akademik

Program Studi Sosiologi menjamin dosen untuk melaksanakan kegiatan ilmiah di lingkungan Universitas Mataram seperti seminar, FGD, konferensi ilmiah, kongres dan simposium.

Kebebasan akademik juga diberikan kepada mahasiswa dalam memberikan umpan balik yang berhubungan dengan kegiatan akademik melalui email dan media sosial secara bertanggungjawab.

 

Kebebasan mimbar akademik

Program Studi Sosiologi Universitas Mataram menjamin kebebasan mimbar akademik bagi dosen Program Studi Sosiologi Univesitas Mataram yaitu diberikan ruang untuk mempublikasikan karya, hasil pemikiran dan pendapatnya terkait masalah-masalah sosial dan sosiologis melalui forum akademik, publikasi ilmiah melalui jurnal, buku, bahan ajar, dan penulisan kolom-kolom opini di berbagai media serta narasumber yang diminta oleh pihak dalam maupun luar Universitas Mataram.

 

  • Ketersediaan dan jenis prasarana, sarana dan dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara civitas akademika.
Untuk menunjang terciptanya interaksi akademik antar civitas akademika, program Studi Sosiologi didukung oleh prasarana dan sarana yang dimilikinya.

1.    Prasarana (Gedung/Bangunan)

Program Studi Sosiologi memiliki ruang administrasi, laboratorium, ruang dosen dan Pengurus Program Studi (ruang Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi) dan perpustakaan.Ruang-ruang tersebut merupakan ruang miliki Prodi Sosiologi untuk menjamin kenyamanan akademik bagi civitas akademika. Selain itu, Program Studi Sosiologi juga memiliki ruang kuliah sebanyak 9 ruang dengan kapasitas 60 orang. Ruang kuliah ini merupakan ruang bersama yang digunakan juga oleh Program Studi Ilmu Komunikasi dan Program Studi Hubungan Internasional. Meskipun menjadi ruang bersama, proses pembelajaran berjalan dengan kondusif. Program Studi Sosiologi juga ditunjang oleh adanya Perpustakaan dan Laboratorium Dasar Bersama yang bisa dimanfaatkan untuk proses akademik.

2.    Sarana

Ketersedian sumber informasi berupa buku, jurnal, majalah dan sebagainya merupakan salah satu syarat penting bagi keberhasilan sebuah institusi pendidikan. Program Studi Sosiologi menyedian sarana tersebut, selain itu juga Universitas Mataram memiliki berbagai buku yang berkaitan dengan keilmuan sosiologi sehingga dapat memfasilitasi mahasiswa dalam kegiatan belajar mandiri maupun mengerjakan tugas dan lain sebagainya.

3.    Pendanaan

Sumber pendanaan program studi Sosiologi berasal dari Universitas yaitu BLU dan BOPTN.

 

  • Program dan kegiatan di dalam dan di luar proses pembelajaran, yang dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kelas, untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif (misalnya seminar, simposium, lokakarya, bedah buku, penelitian bersama, pengenalan kehidupan kampus, dan temu dosen-mahasiswa-alumni).
Seminar

Program Studi Sosiologi menyelenggarakan seminar diantaranya:

a.    Peran Sosiologi dalam Pengembangan Masyarakat NTB untuk Menghadapi Tantangan Global dari dosen Sosiologi Universitas Airlangga

b.    Media Masa dan Kekerasan, oleh dosen sosiologi Universitas Sebelas Maret

c.    Budaya konsumsi oleh dosen sosiologi Universitas Sebelas Maret

d.    Diskusi nasional capaian 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK bekerjasama dengan Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia (KSP RI).

e.    Konferensi Nasional Sosiologi VII bertema Tantangan Kebhinekaan di Era Digital bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI).

Bedah buku

Program Studi Sosiologi melakukan bedah buku Training Praktik Branding Sosiologi Komunikasi bekerjasama dengan dosen Sosiologi Universitas Airlangga.

Penelitian bersama

Program Studi Sosiolgi melakukan penelitian bersama dengan:

a.    Dinas Sosial Provinsi NTB

b.    Bappeda Kabupaten Sumbawa Barat

c.    Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

d.    Bappeda Kabupaten Lombok Utara

e.    UNESCO

f.     ACIAR

g.    BKP NTB

h.    AusAID-HiVOS

i.      Labsosio Universitas Indonesia

Pengenalan kehidupan kampus

Pengenalan kehidupan kampus ini dilakukan dengan berbagai macam kegiatan seperti memperkenalkan setiap sarana dan prasarana belajar seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang administrasi dan juga ruang dosen. Selain itu, dalam kegiatan pengenalan kehidupan kampus juga diberikan materi oleh dosen mengenai aturan maupun cara bersikap sebagai seorang mahasiswa. Mahasiswa dibekali soft skill supaya mahasiswa tidak hanya menuntut ilmu tetapi juga memiliki etika yang baik.

Temu dosen-mahasiswa-alumni

Program Studi Sosiologi mengadakan pertemuan sebatas dosen dan mahasiswa. Pada pertemuan tersebut membahas kegiatan kemahasiswaan di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Sosiologi (HIMASOS) yang dilakukan secara periodik yaitu pada penerimaan mahasiswa baru dan Dies Natalis Program Studi Sosiologi

 

Interaksi akademik antara dosen-mahasiswa, antar mahasiswa, serta antar dosen.

Suasana formal akademik yang terbangun nampak terlihat dari bentuk-bentuk kegiatan seperti interaksi akademik antara dosen-mahasiswa dilakukan melalui tatap muka perkuliahan di kelas disetiap semester. Selain itu, interaksi akademik juga dilakukan pada kegiatan pembimbingan PKM, pembimbingan lomba karya tulis atau program krativitas mahasiswa lainnya. Interaksi antar dosen-dosen dilakukan pada rapat rutin mingguan/bulanan dosen Program Studi Sosiologi maupun rapat menjelang awal semester untuk membahas mata kuliah yang akan dibina pada semester tersebut dan pada akhir semester untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan pembelajaran semester yang telah berlangsung. Interaksi informal antar dosen juga dilakukan di masing-masing konsentrasi sosiologi.

 

5.7.5 Pengembangan perilaku kecendekiawanan.

Perilaku kecendekiawanan merupakan suatu perilaku yang dimiliki oleh civitas akademika yang selalu memiliki sikap hidup positif dan berupaya meningkatkan kemampuan berpikir secara terus menerus dan berkesinambungan. Salah satu upaya untuk mengembangkan perilaku kecendekiawanan oleh Program Studi Sosiologi misalnya dengan mengikuti kegiatan-kegiatan akademik baik secara mandiri maupun penugasan oleh Program Studi Sosiologi. Selain itu pengembangan perilaku kecendekiawanan dilakukan juga melalui pembimbingan karya tulis mahasiswa, pengabdian masyarakat atau kegiatan-kegiatan lain yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir seperti penulisan jurnal/artikel dan karya ilmiah.